9 Desa di Kecamatan Tanjungsiang Subang di Terjang Banjir, Tidak Ada Korban Jiwa

SUBANG-Beritaaktualnews. Com-Perkembangan situasi dan antisipasi bencana alama yang berada  diwilayah hukum polsek Tanjung siang Polres Kabupaten Subang, Kamis (3/12/2020).

Menurut Kapolsek Tanjung siang Ipda Endang Pirtana mengatakan, dari hasil pendataan Polsek Tanjungsiang Polres Subang, sesudah adanya banjir dan genangan air di kecamatan Tanjung siang,di Desa Cikawung Kerugian materiil.


“Banjir tersebut terjadi di Kampung Patrol tepatnya di  RT.1 RW. 04,  sekira pukul 20.00 WIB , telah  terjadi  luapan air  dari sungai Cikaramas dan mengakibatkan jembatan penghubung Kampung Patrol dan Kamoung Cikaramas terputus, dan rumah warga  yang tergenang air lumpur setinggi 40 CM, hal itu  akibat luapan sungai Cikaramas berjumlah 20 unit, satu unit bangunan  mushala, satu unit bangunan tempat gilingan padi.

Sedangkan di  Kampung Bojongkenyot RT.09 RW.03 juga sama terkena banjir bandang akibat luapan dari sungai Sinyaro yang mengakibatkan areal persawahan warga serta satu kandang domba berikut 2 ekor domba dan satu bangunan jongko warung terbawa luapan sungai sinyaro.

Lanjut Kapolsek mengatakan bahwa dikampung Angsana jaya  ada  unit rumah warga tergenang air lumpur dampak dari luapan sungai sinyaro ketinggian 40 Cm.

“Sedangkan Nanggela sekira jam 19.00 Wib telah terjadi luapan sungai Citeureup dan sungai Cikeumbang yang mengakibatkan 20  tempat kolam ikan air deras tergerus oleh air luapan sungai Citeureup dan sungai Cikeumbang, sedangkan Cilungsir sekira pukul 19.00 WIB.

Tanah longsor akibat deras nya hujan sehingga menutup akses jalan yang menghubungkan kp.Cikadongdong, kp.Citombe,Ko.Wangun di Sukamulya Rt.07 RW. 02 sekira jam  19.30 WIB.


Luapan sungai  Citeureup yang mengakibatkan satu Unit gedung KPRI tergenang air lumpur air setinggi 50 Cm serta lima unit rumah warga tergenang air setinggi 50 Cm,  satu kolam air deras tergenang air lumpur.

Kamoung Ciseupan sekira jam 19.00 Wib telah terjadi luapan air sungai Cileat yang mengakibatkan satu unit rumah warga tergenang air setinggi 30 Cm, dan Kampung Bolang 2 sekira jam 19.30 Wib telah terjadi tanah longsor menutupi akses jalan yang menghubungkan  kp.Cibuluh,  dan data Kerugian Untuk sementara jumlah kerugian belum terdata.

Saat ini kami sedang melakukan data wilayah yang terdampak banjir karena luapan air dari aliran sungai dan tanah longsor akibat dari intensitas hujan yang tinggi.


Termaduk himbauan terhadap masyarakat tentang antisipasi dan penanggulangan banjir dan tanah longsor, dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa”, ujar Kapolsek. (bds)

Bagikan: