Wow Hebat! Pemekaran Kabupaten Subang Utara, Bisa Terwujud Atas Kajian dan Rekomendasi Bupati

SUBANG-Beritaaktualnews. Com-Bupati Subang H. Ruhimat menyatakan bahwa pemekaran daerah otonomi baru Kabupaten Subang Utara, 

Hal itu di rekomendasikan,  berdasarkan laporan tim kajian pemekaran daerah Kabupaten Subang dalam zoom meeting sosialisasi kajian rencana Pemekaran Daerah Subang Utara di ruang Bupati  Kamis (14/01/2021).

Rapat yang dipandu oleh Ketua tim kajian Dr.Drs. Rahman Mulyawan, M.Si tersebut memaparkan sejumlah hasil kajian akademik para ahli diantaranya kajian aspek hukum, demografi, keamanan, sosial politik dan ekonomi.Berdasarkan polling tentang pemekaran daerah Kabupaten Subang 52,29% sangat setuju, 30,66% setuju,4,88% tidak setuju, 10,10% sangat tidak setuju, 1,85% tidak berpendapat,” paparnya.

“Berdasarkan laporan tim kajian, ada 14 kecamatan yang akan masuk dalam Calon Daerah Otonomi Baru  (CDOB) diantaranya Kecamatan Blanakan, Ciasem, Legonkulon, Pamanukan,Patokbeusi, Sukasari, Pusaka jaya, Pusakanagara, Cikaum, Tambakdahan, Binong, Compreng, Pabuaran, Purwadadi. 

Dari luas wilayah dan persebaran penduduk kecamatan Ciasem memiliki wilayah paling luas dan paling banyak penduduknya, dengan luas 110,04 km2 berpenduduk sebanyak 114.942 jiwa, namun tingkat kepadatan penduduk tertinggi berada di kecamatan Pamanukan yaitu sebesar1836,36 jiwa/km2 ungkap salah satu tim pengkaji dari ITB Nurrochman ST, MT, Ph.D”, ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Subdng Kang Jimat sapaan Bupati Subang menyampaikan bahwa Kajian pemekaran daerah kabupaten subang utara merupakan tindak lanjut dari apa yang telah kami janjikan pada saat sebelum kami terpilih.

 “Hal tersebut merupakan  bentuk respon dari aspirasi masyarakat Pantura Subang, dan saya menghimbau kepada seluruh masyarakat pantura agar menjaga ketertiban dan kondusifitas.

Mengingat program strategis nasional patimban sudah beroprasi.dan jalan patimban-cilamaya sedang dalam proses.


Adapun Sosialisasi Kajian pemekaran Daerah Kabupaten Subang Utara ini diikuti oleh Sekda Subang, para Asda dan staf ahli bupati, kepala OPD, para camat se- Kabupaten Subang.  Lurah, Kades, BPD, serta tokoh masyarakat se-Kabupaten Subang.

Pemda Kabupaten  Subang akan mempersiapkan sosialisasi ke lapangan, sambil menunggu RPP penatan daerah dan RPP desain besar penataan daerah disahkan.


Untuk kesekian kali kang jimat mengajak kepada seluruh peserta sosialisasi agar membantu sosialisasi dan edukasi terkait protokol kesehatan dan vaksinasi covid 19 kepada masyarakat Subang”, ujar Bupati Kang Jimat. (bds)

Bagikan: