600 Mahasiswa Unsub Subang Laksanakan KKNM di Desa dan Kelurahan


SUBANG- Beritaaktualnews. Com-Sekitar 600 Mahasiswa Universitas Subang (UNSUB), akan mengikuti Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa (KKNM) tahun 2020 yang akan tersebar diseluruh Kabupaten Subang.

Pelepasan peserta mahasiswa KKNM Unsub dilaksanakan secara daring/vidio conference dan dilepas oleh Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi  yang sering disapa Kang Akur di ruang vicon Rumdin Bupati Subang, Senin (20/7/20).


Vicon tersebut tersambung dan diikuti oleh Ketua Yayasan Kutawaringin Unsub Subang  Dr. H. Komir Bastaman,  dihadiri Rektor Unsub Dr. H. Moeslihat, para dekan, ketua LPM, dosen dan para mahasiswa yang melakukan vicon drumah masing-masing.


Ketua Yayasan Kutawaringin Unsub Dr. H. Komir Bastaman  mengatakan bahwa KKNM merupakan salah satu sarana belajar bagi mahasiswa dalam mengaplikasikan ilmu yang diperoleh diperguruan tinggi. 

“Hal tersebut merupakan media belajar hidup bermasyarakat bagi mahasiswa.
 Dan juga merupakan salah satu wujud peran serta perguruan tinggi dalam pembangunan”, ujar Komir.


Sementara itu Rektor Unsub Dr. H. Moeslihat menjelaskan  bahwa  KKNM tahun 2020 yaitu  bersatu dalam pencegahan  dan penanggulangan Covid-19.

“Hal itu untuk memwujudkan merdeka belajar melalui Desa dan Kelurahan dan diharapkan para  mahasiswa dan dosen lapangan dapat mampu memberikan bimbingan dan melakukan edukasi kepada masyarakat tentang bahayanya Covid dan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan covid-19.

KKNM ini mata kuliah unggulan yang dikelola khusus Universitas sebagai proses pembelajaran untuk pencapaian visi universitas dan visi Kabupaten Subang,  sehingga terwujud lulusan yang berkualitas, unggul dan berkompetitif untuk menjadi kader pembangunan Kabupaten Subang.


Lanjut Moeslihat KKNM ini merupakan suatu kegiatan intra kurikuler yang memadukan pelaksananaan trida rma pergururuan tinggi dengan metode pemberian pengalaman belajar dan bekerja kepada mahasiswa dalam kegaitan pemberdayaan masyarakat. 


Diharapkan semua mahasiswa mampu mengaplikasikan ilmunnya bahkan belajar bagaimana cara mengembangkan desa wisata melalui keterlibatan masyarakatnya sendiri, jadi bukan hanya belajar, tetapi selepas KKNM pun ada suatu hal yang bermanfaat bagi masyarakat setempat”, ungkapMoeslihat(run/ bds)

Bagikan: