Pemda Subang Minta Anggaran ke Pimprov Jabar 60 Persen Untuk Pembangunan Inprastuktur Jalan

BANDUNG- Beritaaktualnews. Com-Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyerap aspirasi 27 pemerintah daerah se-Jabar terkait program prioritas pembangunan strategis untuk tahun 2021 dalam Komunikasi Pembangunan Daerah (KOPDAR) di Istora Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, kemarin.

Acara tersebut dihadiri oleh  Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi didampingi Istri Ega Agustina.hadir pada kegiatan tersebut.

 Menurut Gubernur Jawa Barat Emil mengatakan,  bahwa Pemerintah  Provinsi Jabar akan berupaya membantu 27 Pemda di Jabar, untuk merealisasikan semua program prioritas pembangunan strategis untuk 2021.

“Hal tersebut, akan  melobi anggota dewan untuk menganggarkan anggaran bagi pemda kabupaten/kota di Jabar, dan kita akan mendiskusikan dengan Bapeda Jawa Barat mana-mana yang perlu kami bantu melobi,” kata Kang Emil. “Kadang-kadang sama dewan suka digeser, kadang dikurangi atau ditambahkan. 

Mereka-mereka (pemda) yang kurang mengawal itu biasanya kena geser,” imbuhnya, selain mengawal dan melobi anggaran, Kang Emil meminta 27 pemda kabupate/kota di Jabar untuk berinovasi, seperti membuat tim untuk melobi DPRD.

Tahun 2020 Pemda Provinsi Jawa Barat membantu daerah itu dengan total Rp7 triliun. Tadi kita rekap semuanya permohonan para wali kota dan bupati itu nilainya total Rp10 triliun, berarti kan ada gep Rp3 triliun. Nanti kita cari.

Lanjut Gubernur kalau PAD naik, dananya lancar, ya, semua keinginan beliau-beliau ini bisa kita penuhi. Kalau ternyata kurang nanti kita informasikan lagi. Jumlah Rp10 triliun ini untuk tahun 2021, di tahun 2020 kita akan membelanjakan sebesar Rp7 triliun. Tahun 2021 kan itu banyaknya minta lagi tuh, ditotal dan direkap sebesar Rp10 triliun,” tambahnya.

Terkait  pendampingan dari Kejaksaan Tinggi Jabar untuk para kepala daerah, di mana pola sebelumnya adalah TP4D Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah.

TP4D sudah diberhentikan oleh pemerintah dan kami ingin buat yang sama dengan pola baru. Nantinya para kepala daerah ini mendefinisikan proyek-proyek strategis yang bakal dikawal oleh kejaksaan dan kami pun gak akan ragu membelanjakan anggaran serta tak khawatir jika ada hal-hal yang kurang baik secara hukum,”ujar  Emil.


Sementara itu Wakil Bupati Subang Agus Maskur menjelaskan,  kami Pemerintah Daeeah Kabupaten Subang hanya  minta  lima proyek strategi.


” Kelima proyek tersebut yaitu  kesehatan, membangun-bangun rumah sakit itu masih paling banyak.
Dan 60 persen  untuk pembangunan infrastruktur jalan  di Kabupaten Subang, dan sisanya lain-lain”, Eakil Agus Maskur. ( bds)

Bagikan: