Ada Temuan KPK di Subang, Jabar Kurangi Bansos Covid 19 Tahap 2


SUBANG-Beritaaktualnews.com – Dengan alasan adanya temuan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan temuan penerima ganda bantuan Covid 19. Pemprov Jawa Barat melalui Dinas Sosial Jabar akan mengurangi Bantuan Sosial (Bansos) Covid 19 di Kabupaten Subang dari 75.000 Kepala Keluarga (KK) tahap 1 menjadi 47.700 KK penerima untuk tahap 2. Artinya pengurangan bansos tahap 2 hampir 50 persen.


Kabar tersebut didapat Beritaaktualnews.com pada hari Kamis (09/07/20) di ruang rapat Bupati lantai 2 Pemkab Subang, pada jam 4 Sore.


Temuan KPK dan Indentitas Ganda atau NIK Ganda serta penerima bansos ganda dijelaskan oleh Dinsos Jabar menjadi perbincangn dalam rapat tersebut, rapat koordinasi Bansos Pemprov Jabar tahap 2 dihadiri Asda 1, Kadis Dinsos dan jajarannya dan Kadis Dispemdes serta Para Kades di Subang.


“Kita menjelaskan alasan penurunan Bansos tahap 2 ini dikarena ada temuan penerima ganda di Kabupaten Subang,” Kata Dodo Suhendar Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jawa Barat usai rapat di Pemkab Subang.


Menurut Dodo, pengurangan Bantuan Sosial Covid 19 tahap 2 ini lebih kepada Prinsip ke hati-hatian, karena banyak temuan penerima dari kalangan mampu ataupun penerima dari kalangan ASN.

Bahkan di Rapat tersebut Dinsos Jabar mengatakan bahwa data di Disdukcapil Subang tidak Falid.


“Makanya kami minta data diperbaiki dulu, kita minta data yang rial, yang Clear yah,” Kata Dodo yang mengaku Tim Data Bansos juga ikut hadir di Subang untuk menjelaskan.


Dodo Kadinsos Jabar menjelaskan jika ada keluhan dan pertanyaan dari Kepala Desa terkait pengurangan Bansos covid 19 Tahap 2 ini, penjelasan bisa dipertanyakan kepada Pemda Subang atau dinas Terkait.


“Jika ada yang kades tidak puas atau pertanyakan silakan nanti dipertanyakan kepada pemangku kebijakan yaitu Bupati ya dan Bupati untuk menyampaikan ke Pak Gubenur, bantuan ditunda atau bagaimana, agar data Clear,” Kata Dodo.


Menurut Dodo pengurang Bansos Tahap 2 hanya di Kabupaten Subang tetapi di Kabupaten lain di Jawa Barat yang datanya lengkap tidak ada pengurang.

“Karena kita lakukan ini adalah prinsip kehati-hatian, ada dikabupaten lain yang datanya lengkap dan Clear dan bersih malah penerima bantuannya nambah,” Kata Dodo.


Disinggung alasan pengurangan Bansos Covid 19 ini terkait Anggaran APBD Pemprov Jabar tidak punya Uang dijawab tidak, “Ini karena Prinsip kehati-hatian, ada kabupaten lain malah nambah,” Kata Dodo menjelaskan tidak benar Pemprov Jawa Barat tidak punya anggaran lagi untuk Bansos tahap 2(run/bds)

Bagikan: