Kata Deden: Affair Manager (Acting) PT South Pacific Viscose Purwakarta Terpapar Covid 49 Orang Positif dan Satu Meninggal Dunia


PURWAKARTA-Beritaaktualnews. Com-Sejak bulan Juni 202, peningkatan kasus positif COVID-19 di Purwakarta pasca lebaran menjadi perhatian nasional, namun kini terjadi di PT. South Pacific Viscose (SPV). 

Pasca libur hari raya ditemukan sejumlah kasus positif pada karyawan 1 orang meninggal dunia, sebanyak 46 karyawan perusahaan PT. South Pacific Viscose (SPV) di Desa Cicadas, Kecamatan Babakan Cikao, Kabupaten Purwakarta, terpapar Covid-19 saat ini berkurang. 


Menurut Deden Rusfiandi, Corporate Affair Manager (Acting) PT South Pacific Viscose membenarkan, dengan adanya karyawan yang meninggal dunia 1 orang. Namun, karena seseorang yang memiliki komorbid disebut berisiko mengalami kondisi parah saat terinfeksi virus Corona. Selain itu, penyakit komorbid cenderung bisa meningkatkan risiko masalah kesehatan pada pasien ketika terinfeksi penyakit tertentu, sehingga menghambat penyembuhan.


“Benar meningal dunia 1 orang, dan karyawan yang bersangkutan memang terpapar covid, dirawat di RS Siloam, kondisi covid menjadi semakin berat karena ybs menderita penyakit bawaan atau penyerta yaitu gula darah,” kata Deden Rusfiandi, pada saat di konfirmasi melalui seluler. 
Deden Rusfiandi mengatakan, tim medis PT SPV melakukan testing dan tracing kepada karyawan dan keluarga yang diduga memiliki potensi terpapar virus COVID-19. 
Selain itu, dengan dukungan dan kordinasi dari Dinas Kesehatan dan Satgas COVID-19 Kabupaten Purwakarta, saat ini SPV telah melakukan pelaksanaan uji swab kepada keluarga karyawan yang teridentifikasi positif. 


Sementara ini, semua yang teridentifikasi positif diwajibkan melakukan isolasi dan karantina di beberapa rumah sakit dan tempat yang telah disediakan Satgas COVID-19 Kabupaten Purwakarta.


PT SPV memiliki komitmen dan tanggung jawab atas kesehatan karyawan dan mitranya serta selalu mendukung pemerintah dalam upaya mencegah meluasnya COVID-19 di lingkungan kerja, keluarga dan masyarakat, saat ini SPV telah melakukan langkah-langkah pengendalian penyebaran kasus, berupa menerapkan Protokol COVID-19 dengan ketat di lingkungan perusahaan dan melakukan monitoring terhadap penerapannya dengan sebaik-baiknya.


Melakukan testing dan tracing serta monitoring kepada karyawan dan kontraktor yang dicurigai terpapar COVID-19. Terhadap kasus yang sudah ada, testing, tracing dan monitoring telah dilakukan kepada semua karyawan dan kontraktor yang bekerja di lokasi kerja dimana kasus tersebut terjadi.

Menindaklanjuti setiap temuan kasus dan berkordinasi dengan instansi terkait khususnya dengan Dinas Kesehatan dan Satgas COVID-19 Kabupaten Purwakarta, memerintahkan kepada setiap karyawan yang teridentifikasi positif untuk melakukan isolasi di tempat yang telah disediakan oleh Satgas COVID-19 Kabupaten Purwakarta sebagai upaya pencegahan penyebaran ke keluarga dan lingkungan terdekat.


PT. South Pacific Viscose berkomitmen untuk terus melakukan upaya pencegahan penularan secara terus menerus, dengan melakukan penerapan protokol kesehatan dan melakukan perbaikan dalam pelaksanaannya. 

Perusahaan memberikan pengawasan ketat kepada karyawan yang berpotensi terindikasi terpapar virus COVID-19. 


PT. South Pacific Viscose terus melakukan kordinasi kepada pihak terkait, khususnya Dinas Kesehatan dan Satgas COVID-19 Kabupaten Purwakarta, mengikuti arahan yang diberikan dan mendukung semua kebijakan Satgas COVID-19. 


Perusahaan juga melakukan koordinasi dengan instansi terkait dalam percepatan Program Vaksinasi Gotong Royong di SPV”, ujarnya. (jem/bds)

Bagikan: