Waduh! Forum Pedagang Pasar dan Kaki Lima Kabupaten Subang, Tagih Janji ke DPRD Penyelesean Nasib Para Pedagang Terkatung Katung

 SUBANG-Beritaaktualnews. Com- Puluhan para pedagang pasar dan kaki lima Kabupaten Subang, Jum’at (4/6/2021), mendatangi DPRD Subang untuk menagih janji Ketua DPRD, dan Ketua Komisi II DPRD Subang, terkait nasib pedagang yang selama ini terkatung-katung.


Mereka  datang ke gedung DPRD Subang ini untuk menagih janji pertemuan yang sudah diagendakan satu tahun lalu dengan para pedagang yang tergabung ke dalam furum pedagang pasar dan kaki lima dengan  Ketua DPRD Subng Narca Sukanda,  Ketua Komisi II, dan juga  diketahui oleh Sekwan DPRD Subang.

Menurut Pedamping Forum pedagang Pasar dan Kaki lima Ujang Supardi mengatakan, bahwa kami datang ke gedung DPRD Subang, untuk menagih janji Ketua, dan Komisi II DPRD Subang  terkait nasib para pedagang pasar dan kami lima Subang.
“Kami para pedagang pasar dan kaki lima merasa kecewa terhadap Ketua DPRD, dan Komisi II, yang telah diagendakan oleh DPRD Subang, namun pihak DPRD Subang hingga saat ini tidak ada kejelasan terhadap janji pertemuan untuk mensejahtrakan para pedagang pasar dan kaki lima Kabupaten Subang.

Ketua, dan Komisi II DPRD Subang, telah menjajikan selama  satu tahun,  terkait penyelesaian para pedagang Subang, dan kami merasa  gembira menyambut program Subang Jawara  yang dipimpin oleh Jimat Akur, terkait rencana pembangunan Plaza Mall di eks Pasar Inpres, di Kelurahan Karanganyar Kecamatan Subang”, ujar Ujang.


Lanjut Ujang, kami para pedagang  pasar dan kaki lima Kabupaten Subang, sangat mendukung program Bupati Subang, dalam membangun Plaza Mall di pasar Panjang, hal itu sama dengan mengembalikan pasar Inpres Subang kepada para pedang Subang.

“Namun kami merasa kecewa terhadap pernyataan Kadis DKUPP Subang, di sebuah media dengan pernyataaan bahwa eks pasar Inpres inpres akan di sulap menjadi taman pojok milinel,

Kami para pedagan pasar dan kaki lima tidak setuju atas rencana tersebut, karena dengan ada pojok taman milinial akan menyuburkan prostitusi dan penyakit masyarakat dengan kata lain menjadi taman lendir, jangankan difasilitasi tidak di fasilitasipun sudah marak  bisnis seks, dan juga,miras.

Kami berharap  kepada Bupati Subang Kang Jimat,  bahwa eks pasar inpres Subang   jangan di bangun pojok milenilal, kalau di bangun Plaza Mall kami sangat setuju dan mendukung, karena kami merupakan Jawara Niaga, dengan dibangunkanya Plaza Mall di eks pasar Inpres oleh Bupati dan Wakil Bupati Subang Jimat Akur, itu sama dengan itung-itung mengembalikan pasar Inpres kepada warga Subang, khususnta kaum pedagang,”, ujar Ujang.(bds)

Bagikan: