Diberlakukan PSBB di Kabupaten Subang, Selama Oprasi Ketupat Mudik Lodaya 2020 Pelanggaran Mencapai 992 Kendaraan

SUBANG-Beritaaktualnews. Com-Sejak Pemerintah resmi berlakukan larangan Mudik, Polres Subang dalam Operasi Ketupat Lodaya 2020 setiap hari melaksanakan operasi penyekatan Mudik Lebaran.

Penyekatan itu dilakukan guna mencegah penyebaran Covid-19.Bahkan Rabu malam (13/5/2020) sekitar pukul 23.00 Wib, jajaran Polres Subang yang dipimpin langsung oleh Kapolres Subang AKBP.Teddy Fanani SIK MH, kembali melakukan penyekatan yang dilaksanakan di Jalur Pantura Subang tepatnya di Pos PAM Check Point 02 Sewoharjo atau perbatasan Subang-Indramayu.


Menurut Kapolres Subang AKBP Teddy Fanani SIKMH, Kamis (14/5/2020) yang mengatakan,  bahwa operasi penyekatan larangan mudik yang diberlakukan di wilayahnya, bertujuan menekan penyebaran wabah virus Corona ke daerah lain.
“Kita sikapi aturan larangan mudik ini dengan cara  penyekatan akses jalur keluar daerah, dan mudik lebaran berbeda dengan pulang kampung, jika pulang kampung ada persyaratan yang harus dilengkapi, agar bisa lolos dari pemeriksaan petugas.

Kalau alasan pulang kampung harus melihatkan persyaratan, dengan  persyaratan tersebut sesuai SE No 4 tahun 2020 dari Gugus Tugas percepatan penanganan Covid -19 tentang kriteria pembatasan perjalanan orang dalam rangka percepatan penanganan Covid-19.

Lanjut  Kapolres masyarakat yang ingin pulang kampung agar melengkapi diri dengan surat keterangan diri seperti surat PHK atau surat-surat lain dari Desa dan  Kelurahan serta hasil rapid test yang menunjukan hasil negative dari Puskesmas yang telah ditunjuk oleh Dinas Kesehatan provinsi.

Apabila tidak membawa persyaratan, tetap kami imbau untuk putar arah, dan kembali ke rumah masing-masing, dan  selama pelaksanaan pemberlakuan larangan mudik dan PSBB di Kabupaten Subang, berdasarkan data yang kami himpun ditemukan lebih dari 5.000 pelanggaran.
Data 5.346 pelanggaran itu total ada 992 kendaraan yang kita paksa putar balik,” ucap Kapolres Subang, mengenai jumlahnya, yaitu kendaraan roda 2 yang diputar balik 633 kendaraan, roda empat sebanyak 334 serta roda enam berjumlah 25 kendaraan, dari  total itu ada 886 yang kita berikan teguran tertulis”, ujar Kapolres Subang ( run/ bds)

Bagikan: