Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi Sidak ke Perum Bulog Subang, Terkait Viralnya Beras Bansos Bercampur Biji Plastik


SUBANG-Beritaaktualnews. Com- Dengan adanya temuan  beras Bansos, yang bercampur biji pelastik  di dua Desa di Kabupaten Purwakarta Jawa Barat.
Hal tersebut disayangkan oleh sejumlah kalangan  salah satunya anggota  DPR RI dari Komisi IV Dedi Multyadi, hal itu guna memastikan  kualitas  beras dalam penyaluran  beras  Bansos.

Sementara itu Wakil Ketua Komisi IV DPR RI H. Dedi Mulyadi, secara langsung melakukan pengecekan beras   ke Gudang Bulog di Subang Jawa Barat.


Kami datang ke Bulog Subang, hari ini  untuk melihat secara langsung dilapangan khususnya di Bulag Subang,  apakah sama di Bulog Subang itu ada beras bercampur biji plastik.

Sedangkan di Kabupaten Purwakarta ada dua Desa di Kecamtan Sukatani, ada temuan beras Bansos yang bercampur biji plastik, dengan menyikapi  adanya temuan beras bercampur plastik tersebut, dan  kami dari Komisi IV langsung mrlakukan pengecek ke Bulog Subang.


Lanjut  Wakil Ketua Komisi  IV DPR RI Dedi Mulyadi kepada Media,   Kamis (15/10/2020) mengatakan, dengan adanya kasus  temuan beras bercampur biji plastik.

Hal ini, jelas sangat merugikan  masyarakat,  karena  bisa menimbulkan dampak negatif, khususnya  ancaman bagi  kesehatan  warga di kemudian hari.
Dan kami meminta pihak  Kejaksaan  yang telah menangani  kasus  ini, untuk  segera  usut tuntas  apakah ada  unsur kesegajaan  atau tidak dalam  kasus temuan  beras Bansos, yang bercampur biji plastik di Kabupaten Purwakarta.

Hal itu  menjadi petunjuk awal  untuk mrmbongkar potensi penyimpangan  serupa di sejumlah diwilayah lain di Jawa Barat.


Sementara itu terkait adanya  temuan beras bercampur biji plstik dan Perum Bulog,   menduga adanya kekeceeaan  dari oknum pejual beras.

Dalam penyaluran beras Bansos pihaknya,  hanya menyiapkan  beras hingga dan  menyiapkan  beras hingga ke gerbang  Gudang, setelah  itu diserahkan  serta  terima ke pihak transporter. 


Oleh sebab itu Bulog Subang, harus memastikan  kualitas beras untuk program bantuan  sosial beras dalam kondisi baik.

Apalagi di tengah pademi Covid 19, dan Perum Bulog,   harus menjamin  ketersedian beras  untuk selama  tiga bulan, saat ini stok beras di   Bulog  untuk Nasional  mencapai  475 ton”, ujar Dedi Mulyadi (bds)

Bagikan: