Wakil Bupati Subang Kang Akur, Sangat Mengapresiasi Terhadap Fraksi-Fraksi Yang Telah Memberikan Saran dan Kritik Membangun Terkait Anggaran Perubahan Tahun 2020


SUBANG-Beritaaktualnews. Com- Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Subang,  kembali melaksanakan  sidang paripurna terkait Jawaban Bupati Subang atas  Pandangan Umum  Fraksi- Fraksi DPRD Kabupaten Subang terhadap rancangan Pelaturan  Daerah tentang perubahan  anggaran pendapatan dan belanja Daerah Kabupaten  Subang tahun anggaran 2020, Jum’at (26/9/2020).

Sidang paripurna tersebut dihadiri langsung  oleh Wakil Bupati Subang Kang Akur, kemudian juga Ketua DPRD Subang Narca Sukanda, Elita Budiarti, Lina Marliana, para anggota dewan dan Kepala Dinas di Kabupaten Subang.


Menurut Wakil Bupati Subang Kang Akur mengatakan, ijinkan kami  untuk menyampaikan  jawaban atapun  penjelasan serta informasi atas pandangan umum Fraksi-Fraksi DPRD Kabupaten  Subang.


“Kami ucapakan terimakasih kepada Fraksi Partai Demokrat Indonesia Perjungan,  telah  menjadi garda  terdepan  umtuk menyuarakan  aspirasi masyarakat Pantura terkait penanggulangi siklus banjir dan kekeringan.


Termasuk kelangkaan pupuk bersubsidi yang terjadi di daerah Pantura, dan saya telah intruksikan  kepada Kepala Dinas Pertanian  Subang untuk menelusiri kelangkaan pupuk bersubsidi, dan kami sependapat dengan Fraksi PDI Perjungan bahwa refocussing dan rasional anggaran  serta pergeseran  pos-pos belanja daerah  harus ditelaah dan dikaji secara tepat dalam upaya  mengantisipasi defisit anggaran Rp122,80 Milyar.

Kami juga  ucapkan terimakasih kepada Fraksi Partai NasDem atas pandangan umumnya terhadap penyusunan  Raperda tentang perubahan  APBD Kabupaten Subang tahun 2020.


“Kami sepakat  dengan Fraksi Partai Nasdem  yang menilai  adanya  perubahan   APBD yang tepat dapat memberi manfaat dan solusi serta merupakan momentum penting.


Terkait catatan pada pandangan umum  Fraksi Partai Nasdem dapat kami jelaskan  secara total keseluruhan tunda bayar pada tahun anggaran tahun 2019, sebesar Rp 41, 8 Milyar yang terbagi menjadi 2 bagian.


Pekerjaan  yang sudah selesai dan belum  terbayarkan  sebesar Rp 34, 4 Milyar, hal ini  telah dapat kita selesaikan  secara tuntas  pembayaran  terhadap pihak ketiga.


Sedangkan pekerjaan  yang  belun  selesai  yang melewati tahun anggaran  2019, dengan adendum waktu sebesar Rp7,3 Milyar, pada  akhir tahun  anggaran  tahun 2019,  belum dapat dibayarkan  kepada pihak  ketiga dengan belum di selesaikan  hal itu disesuai dengan ketentuan  Perpres Nomer 4 tahun  2015, tentang perubahan  keempat atas Perpres nomer tahun 54 tahun 2010, tentang pengadaan  barang dan jasa penyedia jasa kontruksi dan ada kesempatan  untuk menyelesaikan  pekerjaan sampai 50 hari kalender.


Kami juga ucapKan terimakasih kepada Fraksi Golkar karena menyupot para peserta MTQ Subang,  yang telah  memposisikan  Subang  di posisi 5 besar di Jawa Barat;  termasuk juga  terkait menjaga kesehatan masyatakat Subang, di saat  di tengah pandemi Covid 19, hal itu menjadi penyemangat Satgas Covid 19 Subang,  termasuk  menetapkan  alokasi  anggaran  sehingga  kedepan  prediksi loss potensi atas penetapan  Silpa tidak terjadi lagi.


Lanjut Wakil Bupati mengatakan dalam  hal loss potensi silpa yang diprediksi Rp 133 Milyar  pada akhir tahjn 2019, berdasarkan  audit BPK RI  hanya mencapai Rp 10 Milyar”, ujar Wakil Bupati Subang Kang Akur ( bds)

Bagikan: