Waduh! Gedung Seni Budaya Subang, Gunakan APBD RP 6 Milyar Harus di Tegok Penegak Hukum


SUBANG-Beritaaktualnews. Com-Waduh  Gedung Kebudayaan yang terletak di kawasan Hutan Kota Ranggawulung Subang, dibangunan dengan bentuk yang tidak layak dan representatif. 

Bahkan gedung pusat kebudayaan tersebut dibangun tanpa adanya panggung, arsitektur bangunan tidak  menarik para seniman dan budayawan Subang untuk ikut berkomentar mengenai bangunan tersebut.


Salah satunya Seorang budayawan ternama, Godi Suwarna  mengatakan bahwa  bangunan gedung kebudayaan Subang yang hingga kini belum tuntas tersebut dijuluki seperti sarang burung.


Penilaiannya dari segi budaya terhadap gedung tersebut, entah budaya apa yang digarap dan dipertunjukkan di Subang,  gedungnya dibangun pake bambu,” kata Godi.
Lebih lanjut Godi mengatakan bahwa   gedung Kebudayaan Subang, nampak deretan bangunan seperti saung ranggon kalau dilihat-lihat seperti kompleks kandang burung entah kuat berapa lama gedung tersebut bertahan.


Sebelumnya Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Ali Rasyid saat meninjau lokasi tersebut pada Selasa (26/1/2021) menduga banyak kesalahan dalam pembangunan gedung tersebut.


Ketika meninjau pembangunan gedung tersebut Ali mengatakan, tidak sepatutnya angka Rp. 6 Miliar hanya menghasilkan gedung seperti itu.


Kontruksi gedung tersebut 80 persen berbahan bambu, bahkan beberapa bagian kontruksi dari bangunan tersebut terlihat sudah lapuk, dengan kondisi yang tidak erawat gedung tersebut kerap kali hanya jadi tempat  bercinta.

Kebudayaan baru yang dikembangkan oleh Pemprov Jabar dan Pemkab Subang,  mengawinsilangkan antar seniman, seniman karawitan dengan seniman senirupa dan sebagainya,” paparnya.


Gedung tersebut mengunakan uang APBD diatas tanah negara tersebut, pasalnya hasil pekerjaan gedung tersebut dinilai sangat mengecewakan banyak pihak, terutama para budayawan dan seniman.


Diketahui sebelumnya Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga membangun gedung-gedung kebudayaan di kota lainSeperti Kota Bandung, Garut, Sumedang dan Ciamis”, ujarnya. (bds)

Bagikan: