Kekurangan Sarana Prasarana UPTD BLK Subang, Terus Meningkatan Kompetensi Calon Tenaga Kerja


 SUBANG-Beritaaktualnews. Com- Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Subang, segera menyiapkan SDM untuk mengisi kebutuhan tenaga kerja  di Pelabuhan Patimban di Kecamatan Pusakanagara yang akan selesai pembangunan tahap pertama di bulan  Nopember mendatang dan Perusahaan baru PT. Meiloon Technology Indonesia (MTI) yang berada di Desa Gunungsembung, Kecamatan Pagaden, beberapa minggu yang lalu diresmikan groundbreaking proyek pembangunan industri dari Taiwan itu.


Antara Pelabuhan Patimban dan PT Meiloon ini diperkirakan membutuhkan tenaga kerja hingga Ribuan  orang.
 Untuk menjawab peluang ini, Bupati Subang H.Ruhimat, meminta Dinas Tenaga Kerja dan Transmirasi Subang segera menyiapkan SDM untuk menjawab kebutuhan ketenaga kerjaan.


Menurut Bupati Subang H. Ruhimat mengatakan bahwa, Pemkab harus menyiapkan untuk bisa bekerja di perusahaan yang, insya Allah, sebentar lagi dibuka. 

“Kami sudah meminta kepada Kadis untuk melakukan pelatihan sesuai yang dibutuhkan, dan informasi yang kami diterimanya, pada bulan Oktober – Nopember nanti perusahaan tersebut mulai dibuka.


Pada bulan Oktober- Nopember tahun ini   bisa runing, dan waktu yang sangat sempit ini, bisa segera menyiapkan skill apa yang dibutuhkan, sehingga tepat sasaran,” ungkap Bupati Ruhimat.


Semetara itu Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Subang  Dr.H.Kusman Yuhana MSi, Rabu  (12/8/2020) melalui Kasubag TU Balai Latihan Kerja (  BLK) Ucu menjelaskan bahwa UPTD BLK Kabupaten Subang, saat ini  terus melakukan peningkatan  kompetensi calon tenaga kerja yang dipersiapkan untuk mengisi lowongan  Pekerjaan  diberbagai keahlian dan keterampilan.
“Adanya pembangunan  kawasan Industri di Kabupaten Subang dan juga sedang dibangunnya Pelabuhan Patimban serta telah diresmikannya pembangunan PT. Meiloon Tecnology itu merupakan kabar  gembira bagi kami sekaligus tantangan  bagi Kami kata Ucu.


Bagaimana caranya masyarakat Kabupaten Subang bisa bekerja di beberapa Perusahaan, dan BLK terus melakukan pelatihan  Keterampilan  guna meningkatkan  kompetensi  calon tenaga kerja untuk mengisi lowongan  pekerjaan  sesuai dengan Kompetensi  dan keahluanya.


Lanjut Ucu bahwa emampuannya dalam satu tahun  bisa melatih  para calon tenaga kerja sebanyak 2000 Orang diberbagai keahlian  yang terdiri dari sebelas kejuruan dengan berbagai  Program Pelatihan yang ada.


Training Need Analysis bersama Fungsional pengantar kerja yang ada pada Disnakertrans, hal ini guna mendapatkan data Kompetensi apa saja yang akan dibutuhkan oleh perusahaan  sekaligus jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan pada setiap Kompetensi.


Hal itu kami perlukan sebagai dasar untukenyusun kurikulum dan Silabus pelatihan yang akan kita laksanakan ujar Ucu, dan BLK melakukan kerjasama (MoU) dengan setiap perusahaan  sehingga para pencari kerja  yang telah kita latih sesuai Kompetensinya dapat ditempatkan  bekerja  di perusahaan  sebagai pengguna  tenaga kerja(ade/run/bds)

Bagikan: