Bupati di Dampimgi Penasehat Hukumnya Melaporkan Oknum ASN Ke Polres!Subang, Terkait Catut Nama Bupati Jual Beli Jabatan

SUBANG -Beritaaktualnews. Com-Bupati Subang H.Ruhimat bersama Wakil Bupati H.Agus Maskur Rosyadi  resmi melaporkan  ke Polres Subang terkait yang melakukan Pungli atau Gratifikasi melalui Medsos dalam pelaksanaan rotasi mutasi Jabatan Eselon II,III dan IV yang di gelar beberapa hari lalu dengan mencatut Nama Bupati Ruhimat.


Bupati Subang H.Ruhimat didampingi dua Pengacaranya yaitu Jhanson Panjaitan  SH, MH, dan juga! Dede Sunarya SH,MH, Usai membuat laporan di Mapolres Subang Selasa (15/9/2020).


Mengatakan Saya Komitmen dengan Program Kerja saya dalam setiap Rotasi, Mutasi maupun Promosi jabatan itu adalah 0 Rupiah  tidak memakai duit.
Sekarang  ada yang telah menjual Nama  Saya Kata Bupati Ruhimat, bahkan tidak ragu orang yang mancatut  nama baik saya berani melakukan aksinya melaui Medsos  meminta sejumlah uang melalui No rekening untuk  mentransfer sejumlah  uang yang dimintanya.


Menurut Bupati Ruhimat kepada Media usai melaporkan di Mapolres Subang  mengatakan,   bahwa namaya telah di catut oleh nama yang di laporkan Ke  Sat Reskrim Polres Subang  itu didalam Medsosnya berinisial ( W) bahkan Bupati sendiri tidak mengenalnya.


“Laporan ini kata Bupati, merupakan  bukti pencemeran atas nama baik Bupati sendiri, yang telah komitmen dengan janjinya yang ingin memperbaiki Pemerintahan di Kabupaten Subang.


Sebelum dirinya menjadi Bupati, dirinya pernah mendengar  yang kurang enak  jika melakukan  promosi, rotasi jabatan itu harus selalu memakai uang.


Dengan sering mendengar tentang itu, kami ingin merubahnya kearah yang lebih baik lagi, tentunya dengan rotasi mapun promosi jabatan itu dengan tanpa biaya alias  0 Rupiah tegas Bupati.


Lanjut Bupati, terkait lebih jelasnya nanti itu menjadi kewenangan pihak penyidik  di Sat Reskrim Polres Subang”, ujar Bupati Subang Ruhimat.
Hal senada diungkapkan olehLembaga Bantuan Hukum dari Pemkab Subang Dede Sunarya SH, MH didampingi Jonson Pajaitan menjelaskan bahwa pelaporan ini di buat karena berdasarkan adanya  dugaan terjadi pelanggaran pidana.


“Jual beli Jabatan didalam kegiatan Rotasi-Mutasi dan Promosi Jabatan di Pemkab Subang, yang dilakukan salah seorang Oknum PNS ber inisial (W), yang telah mencemarkan nama baik Bupati terkait  pungli, dan pemerasan  kata Dede, untuk mengungkap kasus tersebut   pintu masuknya dari  salah satu dari Kelurahan di Pemkab Subang.
Karena salah seorang Lurah  mengaku, awalnya  di datangi salah seorang  yang mengatasnamakan  orang dekat Bupati, dan  orang tersebut mengatakan jika  ibu  ingin tetap menjadi Lurah, harus mengeluarkan sejumlah uang dan melakukan  tranper saja ke rekening atas nama  orang tersebut.

Lanjut  Dede Sunarya  orang tersebut merupakan ASN ber inisial (W), hal itu berdasarkan  kabar dari mutasi pejabat yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Subang dengan praktek jual beli. 

Namun Pemkab menegaskan itu adalah fitnah, dan laporan yang saya terima ada jual-beli jabatan”, ungkap Dede.

Sementara itu  Sahabat lama Bupati Subang yaitu Jhonson Panjaitan selaku kuasa hukum Bupati Ruhimat mengatakan, bahwa Bupati langsung yang akan kosulidasi atas jual beli jabatan, dan mempercayai kepada penegak hukum di Kabupaten Subang ini dan Bukti dah sangat kuat atas laporan bupati.


“Pemerintah Daerah tidak akan tinggal diam dan akan memberikan sanski yang tegas dan pantas bagi yang melakukannya.  


 Baginya, tidak ada ampun bagi orang yang sudah melakukan pelanggaran, apalagi sampai jual beli jabatan yang tentunya bisa merusak nama baik Bupati dan  pemerintahan Kabupaten Subang, yang selama ini selalu di sosialisasikan oleh Pemerintahan Bupati Ruhimat dan Wakilnya Agus Maskur Rosyadi.


Yang menjadi orogram unggulannya ingin memperbaiki Pemerintahan di Kabupaten Subangenuju Pemerintahan kearah yang lebih baik lagi.


Kita harus Percaya  kepada penegak Hukum di Subang  dalam mengungkap Kasus  yang dilaporkan Bupati, kita menunggu dengan Sabar atas kerja Para penegak hukum yang harusengungkap Para pelaku yang telah melakukan  pelanggaran tindak apidana tersebut”, pungkas Jhonson ( ade/run/ bds)

Bagikan: