Warga Dua Kecamatan di Pantura Meninggalkan Rumah Akibat Rob

PAMANUKAN- Beritaaktualnews. Com-Sangat disayangkan akibat informasi hoax tentang Tsunami, warga di dua kecamatan yaitu Legonkulon dan Pamanukan dibuat resah dan panik berhamburan ke jalan untuk menyelamatkan diri. 

Sehingga mereka harus berjubel di jalan raya ke arah Selatan dihantui Tsunami, selang beberapa menit suasanapun mulai mencekam, hampir semua rumah kosong tak berpenghuni.


 Hal tersebut berdasarkan informasi yang beredar di dunia maya dan awalnya dari orang yang mancing kemudian mengemudikan sepeda motor dengan kondisi panik sambil berteriak awas ada tsunami.

 Memang pada saat itu air di sungai sekitar Mayangan dan Legon mengalami rob, sehingga warga yang melihat luapan air sungai ditambah teriakan orang tersebut langsung berhamburan menggunakan kendaraan bermotor ke arah Selatan, sehingga pada dini hari terpantau rumah-rumah warga terlihat kosong.


Kepanikan warga mayangan akhirnya meluas hampir ke seluruh masyarakat Kecamatan Legonkulon yang akhirnya mayoritas warga menyelamatkan diri menggunakan kendaraan bermotor dan menimbulkan kegaduhan dan kepanikan di wilayah pamanukan.

Kapolsek dan Camat Legonkulon sedang melakukan himbauan secara door to door ke masyarakat untuk bisa tenang dan menjelaskan penomena tersebut hanya sebatas rob yang disertai hujan lebat dan angin kencang (drs/ bds)

Bagikan: