Waduh! Kerumunan di Pasar Pujasera Subang Biarkan Satpol PP, Polisi dan Dinas Perhubungan dan Satgas Covid-19 Subang

SUBANG-Beritaaktualnews. Com-Tidakterasa, momen hari lebaran sudah tinggal menghitung jari. Diketahui, Hari Raya Idul Fitri selalu identik dengan pakaian baru, berbagai pusat pembelanjaan pun akan memberikan potongan harga atau diskon secara besar-besaran.

Berbeda dari momen lebaran sebelumnya, sudah dua kali Hari Raya masyarakat dunia tengah dihadapkan dengan pandemi virus corona yang mewabah, hal tersebut harus menerapkan protokol social distancing, physical distancing hingga Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Namun di Indonesia kebijakan kebijakan demi memutus mata rantai penyebaran virus corona itu belum dapat diterapkan dengan baik, salah satunya di Kabuoaten Subang,terlihat banyak masyarakat yang memenuhi, memadati hingga berkerumun di beberapa pusat perbelanjaan.

Berikut adalah toko toko yang berada di Pusat Kota Subang yang dipadati pengunjung jelang lebaran, dari berbagi sumber.

Hal itu nampak jelas sejak kemarin sabtu 1 mei 2021, pengunjung pertokoan di pusat Kota Subang sudah mulai padat.dan terlihat banyaknya  parkir roda dua di kanan, kiri jalan utama sudah penuh terparkir,juga terlihat Toko toko pakaian dan Toko sandal sepatu sudah banyak di padati pengunjung.

Menurut  Ujang tukang sol sepatu yang biasa mangakal di Depan Toko Rahayu Subang Mengatakan, Padatnya Pengunjung yang datang,baru sejak kemarin hari sabtu, hari hari sebelumnya biasa bisa saja, dan Hari ini minggu Pengunjung sudah pada datang sejak jam 7,30 tadi sebelum Toko toko Pada buka pengunjung sudah pada berdatangan.” Katanya, Minggu (2/5/2021).

Sementara itu terlihat juga adanya pedagang kaki lima berada di pas di pinggir jalan, hingga mengganggu arus lalulintas.

“Sudah banyak nya pengunjung dan memadati jalan utama hingga sering terjadi kemacetan.

namun belum ada pihak dari Satpol PP dan Kepolusian apolres Subang dan juga Dinas Perhubungan yang mengamankan pedagang kaki lima yang berada di pinggir jalan.


Sering terjadi banyak pengendara Roda empat yang marah marah karena terjadi kemacetan,” pungkas¬† Ujang.(bds)

Bagikan: