Untuk Bertahan Hidup ditengah Kondisi Sulit, Dampak Penyebaran Virus Corona, Warga lebih Memilih Jual Perhiasan

 SUBANG- Beritaaktualnews. Com- Dampak penyebaran virus Corona di Kab Subang  sudah terasa sangat  mempengaruhi sektor perekonomian.


Tak heran, beberapa warga Kabupaten Subang pun mulai mencari cara untuk bertahan hidup di tengah kondisi sulit ini.
Berjualan sudah mulai kurang pembeli, para pekerja  dari mulai hotel, tempat  Wisata, Restoran sudah diliburkan.

Salah satunya dengan menjual perhiasan emas di beberapa toko, seperti terlihat di Toko Emas Berkah Muda  di Pasar Kecamatan Kasomalang  Sabtu (4/4/2020).


Seorang warga bernama  Siti Badriah  Warga Kampung Cisaat  Rancamedang  desa Bojong loa mengaku dampak virus Corona berbahaya ini membuat warga kalangan menengah ke bawah kacau balau.


“Kacau sudah pasti, akibat lesu perekonomian jadi terpaksa jual, perhiasan yang merupakan barang berharganya.


Demi untuk mencukupi kebutuhan hidup  sehari- harinya,terpaksa menjual dulu perhiasan, nantii jika sudah virus Corona nya hilang ,mungkin perekonomian sehat kembali, bisa membeli kembali ujar  Siti.
sementara Aisyah mengaku   Warga Desa  Kampung Cumanglid Desa Kasomalang  Kulon Kecamatan Kasomalang,mengaku, sekeluarga dirumah, mengikuti anjuran dari Pemerintah, yang mengharuskan  berdiam dirumah  jangan banyak berkumpul, bahkan libur anak sekolah juga diperpanjang karena kondisi Covid-19 di Subang belum ada tanda – tanda menghilang.


Karena banyaknya  warga yang pulang kampung ke Subang dari perantauan dikawatirkan  membawa Virus.
Untuk memenuhi Kebutuhan Sehari harimah kan tetap harus ada, terpaksa keluar menjual Emas,walaupun merasa berat dihari, daripada kelaparan terpaksa di jual aja.


Aisyah mengaku, belum menerima bantuan dari Pemerintah ,katanya akan ada bantuan berupa sembako,akan tetapi belum menerimanya.


Pemilik Toko Emas Berkah Muda, membenarkan, banyaknya warga yang menjuan emas ketimbang yang membeli, menurut dia, yang menjual hampir 70 persen sedangkan yang membeli emas paling diangka 30 persenan.


Kalau penerimaan dari para penjual itu sudah sesuai yang tertera di surat emasnya hanya pemotongan harga setiap gramnya  hanya Rp.10 ribu rupiah.


Sedangkan yang memmbeli emas sekarang har hanya jelas ada kenaikan yang 18 karat saja setiap Gramnya sekitar harganya Rp.400 ribu setiap gramnya.


Sedangkan sebelum adanya Virus Corona harga Emas Dikisaran harga Rp.230 ribu setiap gramnya yang 18 karat, jadi ka dijual kembali harga potongannya tetap Rp.10 Ribu setiap Gramnya. ( ade/ bds)

Bagikan: