Tolak Revisi Undang Undang Ketenagakerjaan dan Tagih Janji Mau Memberikan Uang Rp14 Milyar Untuk Koprasi

SUBANG- Beritaaktualnews. Com – Ratusan buruh yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kabupeten Subang  pimpinan Warlan SE, Kamis (22/8/2019), melakukan aksi unjukrasa damai  baik itu Kantor Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Subang, ke  DPRD, dan Pemda Subang.


Mereka menolak revisi Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003,  tentang Ketenagakerjaan, dan juga nagih janji kepada Bupati Subang Ruhimat, pada waktu kampaye akan memberika uang sebedar Rp 14 untuk koprasi.

Menurut Keyua  SPSI  Kabupayen Subang Warlan  kepada Beritaaktualnews. Com ,mengatakan, dengan melaksanakan   aksi unjukrasa ini,  untuk memperjuangkan  ribuan  buruh  pabrik yang tergabung dalam KSPSI di Kabupaten Subang.


“Hari ini kita bersatu bersama para buruh untuk memperjuangkan terkait  undang- undang nomer 13  tahun 2013, dan  para buruh juga meminta pak Bupati, dan DPRD supaya menolak revisi Undang-Undang tersebut, demi  kesejahteraan semuah Buruh, dan bukan hanya buruh yang tergabung dalam KSPSI, tetapi untuk puluhan ribu buruh yang ada di Kabupaten Subang, kemudian di tambah oleh anak serta  keluarganya yang dilindungi Undang- Undang nomer 13, dihapus  jelas merugikan kita para buruh.


Kami menilai bahwa DPRD dan Pemerintah Kabupaten Subang belum berpihak kepada para buruh, malah berpihak kepda para pengusaha, salah satu bukti para buruh menuntut minta segera di buatkan Perda tentang perlindungan ketenaga kerjaan sampai masa Jabatan Ketua DPRD selesai tidak kunjung di bahas karena buruh tidak punya duit, akan tetapi Perda Waralaba, Perda RT/RW, karena ada duitnya sudah lebih dulu dibahas dan telah selesai, kemudian kami para buruh menagih janji pak Bupati Subang akan memberikan dukung untuk korasi buruh sebesar Rp14 Milyat”, ujar Warlan ( bds)

Bagikan: