Sudah 6 kali Pergantian Bupati, Pemilik RM Purnama Akan Sewa Pengacara Tagih Uang Macet dari Pemkab Rp3 Miliar

Sudah 6 kali Pergantian BupatiPemilik RM Purnama Akan Sewa Pengacara Tagih Uang Macet dari Pemkab Rp.3 Miliar.

SUBANG- Bwritaaktualnews. Com- Pemilik Rumah Makan Purnama menggunakan PT Sinar Jaya menjadi mintrakerja Pemerintah Daerah Kabupaten Subaang, dalam Penyediaan  Makanan dan Minuman, mengeluhkan  persoalan   uang yang macet di Pemkab Subang.


Simon Purnama, Minggu (23/2/ 2020) kepada Beritaaktualnews. Com  mengatakan, mulai kerjasama  dalam Pengadaan (Penyedia) Makanan dan Miniman, untuk  setiap Kegiatan di Pemkab Subang, sejak  jamannya Bupati Ir Sukanda Kartasasmita,  hingga sekarang.
Dijaman Bupati Sukanda hingga hamannya Bupati Ruhimat, tidak pernah ada masalah keuangan, lancar -lancar saja.


Namun sejak jaman Bupati Eep Hidayat mulai adamasalah namun masih kecil  cuma Rp.400 juta rupiah itupun bekas menjamu kegiatan PDIP.


Kemudian di Jaman Bupati Maman Yudia  yang menjabat hanya 8 bulanan mulai bertambah, di ganti lagi Bupati Eep Hidayat yang kedua jalinya  utang mulai dibayar hanya menyisakan Rp.400 juta lagih.


Kemudian dilanjut Oleh Jamannya Bupati Ojang Sohandi  sejak melanjutkan,   dari Eep Hidayat hingga Ojang terpilih jadi Bupati depinitif, dan utang mulai bertambah saat itu menjadi Rp 2 Miliar.


Hingga akhir masa jabatan Ojang Sohandi, akibat kena OTT KPK, utang masih tetap Rp.2 miliar.


 Secara Aturan  Wakil Bupati Hj.Imas Aryumningsih diangkat Menjadi Bupati Subang, dan PDIP mangajukan Ating Rusnatim sebagai Wakil Bupatinya.
Pada Saat kepemimpinan Bupati Hi.Imas Aryumningsih dan Wakilnya H.Ating Rusnatim, utang Pemkab mulai dicicil sehingga menyisakan Utang diangka Rp.1,5 miliar lagih.


Kemudian Hj .Imas Aryumningsih kena OTT KPK, Ating diangkat menjadi Bupati menggantikan Imas Aryumningsih, sampai Ating berhenti jadi Bupati Subang  ytang ke iihak Rumah Makan Purnama tetap belum dibayar.


Kemudian sekarang di era Bupati H.Ruhimat,  kami berharap masalah uang yang macet  di Pemkab Subang secepatnya minta  diselesaikan.


Namun bukannya diselesaikan malah utang semakin bertambah kata Simon Purnama, hingga hari Minggu (23/2) utang Pemkab Subang mencapai Rp 2 miliaran lebih. Membesarnya  utang Pemkab dijaman Bupati Ruhimat diakibatkan padatnya kegiatan dan banyaknya tamu yang harus dijamu oleh Pemerintah setempat.


Berarti uang nacet di Pemkab Subang sudah  enam kali pergantian Bupati belum ada satupun yang mampuh menyelesaikan  utanganya Pemkab Subang
Simon menambahkan, belum utang dari Sekretariatan DPRD yang hampir mencapai Rp 1 miliaran, akan tetapi Sekretaris DPRD sudah bertanggungjawab akan secepatnya melunasinya.


Menurut Simon dalam proses lelang untuk tahun 2020 yang di gelar di ULP dimenangkan oleh pihak lain, namun sipemenang tander memundurkan diri karena tidak memiliki Cabang Rumah Makan di Subang.


Simon mengaku sengaja dalam proses lelang kali ini tidak serius dalam mengikutinya, karena keinginan utang Pemkab segera dilunasinya, tender di ulangkembali tetapi belum ada peminatnya.


Tidak akan ada yang sanggup menjadi mtra kerja dalam pengadaan mamin untuk Pemkab persoalannya Pemkab nya ngutang terus.


Untuk mengurus masalah uang yang macet dari Pemkab, sudah diserahkan ke anaknya silahkan urus bila perlu sewa pengacara biar waya yang mebayarnya”, ujar Simon.

Sementara dari Pihak Pemkab Subang Kabag Umum Rumahtangga, Aan Handari, membenarkan bahwa Pemkab Subang masih punya masalah keuangan kepada pihak ketiga yaitu RM Purnama.


“Namun disaat dirinya menjabat Kabag Umum Setda Subang, sudah sepakat dengan Pemilik RM Purnama, disaksikan Sekretaris Daerah (Sekda) bahwa masalah utang Pemkab yang sebelumnya itu menjadi tanggung jawab Pemerintah Daerah.


Disaat  dia menjabat Kabag umum sampai akhir Pensiun di akhir tahun 2020 tidakau adamasalah utang.


Maka mulai bekerja seolah olah tidak punya masalah keuangan mulai dititik nol.
Terkait masalah lelang yang dilaksanakan oleh ULP memang bukan dimenangkan oleh RM Purnama, Pemenangnya dari Bandung.


Setelah diteliti dan  kroscek Pemenang tander tidak memliki Cabang Rumah Makan di Subang,” kata Aan ( bds)

Bagikan: