Semua Fraksi di DPRD SUBANG Mendukung Bupati Subang Peminjaman Duit ke BJB Rp400 Milyar


SUBANG – Beritaaktualnews. Com -Fraksi PDI Perjuangan menyampaikan koreksi tentang mekanisme dan rentang waktu yang diberikan terkait jawaban atas Nota Pengantar yang disampaikanoleh Bupati Subang tentang Permohonan Pinjaman Daerah.

Hal ini menunjukkan  ketidakseriusan Pemerintah Daerah dalam menentukan agenda prioritas pembangunan bersama DPRD Kabupaten Subang.


“Dalam kaitannya dengan nota pengantar atas permohonan Pinjaman Daerah, Fraksi PDI Perjuangan Subang, dan  pengkajian tentang pentingnya pembangunan proyek-proyek Pemerintah Daerah Kabupaten Subang,  harus melakukan Permohonan Pinjaman,  berapa besaran pinjaman yang dibutuhkan untuk pembiayaan, proyek-proyek dimaksud okeh  Sekretaris DPC PDI Perjuangan Niko Rinaldo, M.I.Kom, dan tertuang dalam pandangan fraksi yang disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Subang,  kemarin.


Fraksi PDI Perjuangan Subang  meminta penjelasan bagaimana skema pengembalian  dana pinjaman tersebut,  karena hal ini harus dipertanggungjawabkan oleh Pemerintah Daerah Subang karena pada akhirnya menjadi beban bersama seluruh masyarakat Kabupaten Subang.


“Dari mana pinjaman pemerintah Daerah terkait proyek-proyek tersebut di peroleh,  mengapa Pemerintah Daerah tidak memasukkan proyek tersebut ke dalam KUA PPAS Tahun 2020, hal-hal yang dipertanyakan di atas, terkait pengadaan jalan lingkar Subang, pelebaran jalan sekitar Patimban, ruas jalan PurwadadiPabuaran dan pengadaan lahan di Subang Kota, dan  Fraksi PDI Perjuangan meminta Pemda Subang menentukan skala prioritas pembangunan, karena membutuhkan pembiayaan yang sangat besar.


Fraksi PDI Perjuangan menganggap Pemda Subang tidak serius dalam menyusun KUA dan PPAS 2020, dan proyek-proyek yang dijelaskan dalam Nota Pengantar Permohonan Pinjaman Daerah yang dianggap serius tetapi tidak dimasukkan dalam KUA dan PPAS 2020.


Kami meminta agar pembahasan hal tersebut dilakukan tidak tergesa-gesa agar mendapatkan kajian yang komprehensif demi pembangunanSubang yang berkelanjutan,” ujar Niko.


Sememtara itu semuah Fraksi Gerinda Ujang Sumarna menjelaskan, bahwa semuah Fraksi  yang ada  DPRD Subang sangat  mendukung Pemerintah Daerah Kabupaten Subang dalam pijaman uang sebesar Rp400 Milyar ke bank Bjb.


“Uang sebesar Rp400 Milyar tersebut, untuk mendukung  pembangunan inprastuktur jalan seperti pembangunan jalan lingkar luar, jalan  Purwadadi, dan jalan. Patimban, dan kami khusus Fraksi Gerinda sangat memdukung Bupati Subang untuk pinnaman uang untuk pembangunan jalan lingkar luar dan Purwadadi, dan  jalan Patimban.

Terkait dana anggaran Provinsi Jawa Barat untuk pelebaran jalan Ahmad Yani Subang.
Memang anggaran Provinsi untuk pelebaran jalan tersebut.

Dengan   tidak terserap dengan baik oleh  Bupati Subang H. Ruhimat, karena ada upaya untuk pemijaman uang sebesar Rp220 Milyar.

Kami Fraksi Gerinda dan Fraksi yang lain sangat memdukung keingina Pemda Subang untuk meminjam uang intuk pembangunan inprastuktur jalan di anggaran perubahan  di APBD Subang di bulan Desember tahun 2019″, ujar Ujang Sumarna ( bds)

Bagikan: