Pemda Subang Akan Melakukan Penyemprotan Disinfektan di Kota Subang Malam Hari

SUBANG- Beritaaktualnews. Com- Pemerintah Daerah Kabupaten Subang, telah menganggarkan untuk pencegaha Virus Covid Corona sebesar Rp 2,9 Milyar. 

Hal tersebut,  terungkap pada saat Jumpa press, Selasa (24/3/2020) di BPBD Subang, dan acara tersebut dihadiri oleh Sekda Subang Drs. Aminudin, Kepala Dinas Kesehatan Subang dr. Nunung Suhaeri, Kabid P2P dr. Maxi, Plt.  Direktur RSUD Ciereng Subang dr. Ahmad Nasuhi, BPBD H Hidayat, dan Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Euis Hartini MSi.

Menurut Sekda Subang, dan juga  sebagai Ketua gugus tugas percepatan pencegahan penyebaran covid Subang Drs. H. Aminudin MSi kepada Beritaaktualnews. Com mengatakan, untuk pencegahan penyebaran Virus Covid Corona 19 di Kabupaten Subang.

“Saya bertanggung jawab terkait penyebaran Virus Covid 19 di Kabupaten Subang, saat ini Pemda telah membentukn tim percepatan penanganan Virus Corona di Kabupaten Subang.

Kami menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Subang, agar tetap waspada, tenang terhadap Virus Corona, saat ini  sudah mewabah, dan Pemda Subang sangat  serius dalam menangani pencegahan penyebaran, termasuk langkah- langkahnya”, ujar Sekda Subang Aminudin.

Hal senada diungkapkan oleh Kepala Dinkes Subang dr. Nunung  Suhaeri menjelaskan, hingga  hari ini,  alhamdulillah di  Kabupaten Subang belum ada yang positif terkena Virus Corona.


“Gejala Virus Corona yaitu batuk,  gejala flu, tanpa disertai dengan radang paru, di Kabupaten Subang ada ODP sebanyak 84 orang, yang  tersebar di sejumlah Kecamatan, dan saat ini mereka sedang kita pantau selama  14 hari. 

Sedangkan 45 dalam  pantau yaitu WNA 11 orang, dan 8 orang. 2 orang sudah selesai dalam pengawasan, dan mereka  sudah diperiksa raborotirum.

 Saat ini di RSUD Ciereng, ada 6 orang sedang dalam isolasi di ruang khusus RSUD Subang, untuk tes apakan terkena Virus Corona cukup  laboratorium di Bandung.

Pasen Dalam Pengawasan berada  dibeberapa Kecamatan Tambak Dahan, Kalijati,  dan Subang”, ungkap dr Nunung.

Sementara itu Kabid P2P dr. Maxi menjelaskan, perkembangan dari hari ke hari menurut WHO, dan Nasional sebanyak  579 kasus yang positif, yang matian 65 kasus, yang paling banyak di DKI, di Jabar yaitu  Bogor Depok Bekasi, dengan angka kematian 2-4 persen. Corona ada 7, dan  angka kematian 2-3 persen. 

“Virus Corona terjangkit dari manusia ke manusia, sehingga penyebaran sangat cepat, dan saya sepakat dengan socual distancing, untuk semua orang hanya orang tertentu.  
Kami mohon dengan sangat untuk menghambat transmisi covid yaitu dua Minggu cukup diam di rumah.

Saya menyampaikan sosial distancing.Masyarakat cenderung panik, dan Virus Corona 85 persen tidak bergejala asom”, kata dr. Maxi ( bds)

Bagikan: