Panitia Pilkades di Dua Desa Kabupaten Subang Saling Tuduh

Subang, BeritaaktualNews-Sengketa Pilkades Desa Jalancagak dan Desa Cijambe, Subang terus memanas. Hingga saat ini masih belum ada hasil yang jelas, padahal hari Senin (7/1/2019) batas waktu terakhir untuk penyelesaian sengketa Pilkades.

Hal tersebut sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 43 tahun 2014 Tentang Peraturan Pelaksanaan UU Desa Nomor 6 Pasal 43 ayat 7 yang menyatakan dalam hal terjadinya perselisihan pemilihan kepala desa, bupati wajib menyelesaikan perselisihan dalam waktu 30 hari. Sengketa Pilkades Jalancagak  sendiri berawal dari adanya 9 suara siluman di TPS 1 dan 19 suara hilang di TPS 2 dan selisih antara suara yang dinyatakan sebagai pemenang dan suara penggugat hasil Pilkades Jalancagak hanya 3 suara.

Sedangkan Sengketa Pilkades di Desa Cijambe, permasalahan  Pengawas dan BPD yang harusnya bertindak netral, malah ikut menghitung ditambah lagi saat lampu alat penerang padam,s seharusnya dihentikan akan tetapi penghitungan suara terus berjalan, diperparah lagi yang menyoblos Suara Nomor Urut empat  masih didalam Kotak tetapi hanya di Nomor saja yang seharusnya Sah , ditidak sahkan oleh Panitia, selisih Suara antara Nomor 1 dan Nomor 4 hanya beda 2 Suara, selama proses gugatan hingga saat ini belum ada penyelesaian terkait gugatan klien kami calon Kades Nomor Urut 4 di Desa Cijambe Ujar  Irwan Yustiarta SH Pengacara Calon kades Nomor Urut 4. Hal yang sama dikatakan Iin Ahmad SH.MH selaku pengacara calon Kades No.5 Jalancagak yang sama melakukan Gugatan ke Dispemdes,hingga saat  ini juga belum ada penyelesaian terkait gugatan klin kami

Menurut Kedua Pengacara Iin dan Irwan pihak Dispemdes maupun Panitia Pilkades tingkat Kabupaten Subang sejauh ini belum memberikan keterangan resmi sejauh mana pengusutan hasil sengketa Pilkades Jalancagak dan Cijambe.

“Kedua Pengacara  menyebutkan hingga saat ini, belum ada kejelasan sama sekali. berdasarkan surat yang di terima baik dari Dispemdes, Panitia Pilkades Kabupaten maupun Panitia Pilkades Jalancagak dan Cijambe mereka saling lempar tanggungjawab, dikatakan Iin,dan Irwan ,malah Pihak Dispemdes maupun panitia Pilkades Kabupaten Subang memerintahkan panitia Pilkades Jalancagak dan Cijambe untuk menghitung ulang, tapi nyatanya Panitia Pilkades Jalancagakdan Cijambe  justru sebaliknya malah menolak melakukan penghitungan ulang, dan panitia Pilkades Jalancagak dan Cijambe justru meminta pihak Dispemdes maupun Panitia Pilkades Kabupaten untuk membawa kotak Suara dari Kecamatan  ke Kabupaten.

Keputusan ada ditangan pqnitia Pilkades Kabupaten dan Dispemdes, karena pihak Panitia Pilkades Sudah menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kabupaten, dengan meminta agar kotak suara dibawa ke Kabupaten dan kita akan meminta ketegasan pihak panitia Pilkades kabupaten dan Dispemdes berani atau tidak membawa kotak suara dari kecamatan  ke Kabupaten untuk dihitung ulang, dan kita meminta untuk penghitungan suara ulang apapun hasilnya kita legowo,”ujar Iin 

Sementara itu Kabid Pemerintah Desa Pemdes Kabupaten  Subang Dadan Dwiyana saat dikonfirmasi oleh BeritaaktualNews  mengatakan, bahwa permasalahan sengketa Pilkades serentak kemarin di Desa Jalancagak dan Desa Cijambe tersebut    masih sedang proses, bahwa pihaknya belum bisa memastikan keputusan terkait sengketa Pilkades.

Saat ini menurut Dadan, ada dua desa yang masih proses pengkajian terkait laporan yang dilakukan oleh masyarakat. “Iya, selain Jalancagak, kita juga sedang menangani sengketa di Cijambe. Tuntutannya sama, meminta Pilkades diulang,”kata Dadan Dwiyana (bds)

Bagikan: