Komplotan Pelaku Bobol Baterai Tower Indosat dan Tri Berhasil Diamankan Sat Reskrim Polres Majalengka


MAJALENGKA-Beritaaktualnews. Com-Aksi pencurian terhadap TBG Tower Bersama Grup (TBG), telah terjadi di wilayah Kecamatan Banjaran, Kabupaten Majalengka, Senin (21/09/2020) lalu. 
Menara tower milik Tri dan Indosat menjadi sasaran pelaku yang diduga berjumlah empat orang.

Menurut Kapolres Majalengka AKBP Dr.Bismo Teguh Prakoso didampingi Kasat Reskrim AKP Siswo DC Tarigan saat konferensi pers, pada hari Jumat (25/09/2020)  mengatakan  bahwa para tersangka melakukan aksi kejahatan dengan modus merusak kunci gembok pagar tower dan membobol tempat penyimpanan baterai, pelaku sukses menggasak 4 buah baterai beserta seperangkat UBPP milik operator Tri dan 4 buah baterai serta 2 buah perangkat UBPP, 1 buah UMPT dan 6 buah SFP milik operator Indosat.


“Aksi pembobolan itu terungkap saat perwakilan PT. Indosat dan PT. H3i (Tri), Deni Ermawan selaku pengelola tower, melapor ke Polsek Banjaran, dari keterangan pelapor, mendapat informasi dari grup WA adanya gangguan teknis pada tower, lalu dirinya mengecek tower yang berada di Desa Cimeong, lalu diri mengecek ke lokasi pintu gerbang tower sudah terbuka dan barang-barang di tempat penyimpanan baterai sudah tidak ada.


Atas kejadian tersebut ditaksir pihak perusahaan saat ini mengalami kerugian mencapai empat belas juta lima ratus rupiah dan Kerugian PT. Indosat saat ini mengalami kerugian sebesar Rp.10.000.000 dan PT. H3i termasuk  Tri mengalami kerugian Rp. 4.500.00.


Lanjut Kapolres  mengatakan, dan berselang berapa hari usai pelaporan ke Polisi, dan Sat Reskrim Polres Majalengka bersama Unit Reskrim Polsek Banjaran dan dibantu oleh warga setempat berhasil mengamankan salah satu pelaku berinisial MA (29) di salah satu hutan yang berada di Kecamatan Banjaran.


Satu orang tersangka telah kami amankan berikut dengan barang bukti untuk pendalaman lebih lanjut dan Ketiga tersangka asal Bekasi TH, YG dan MT, serta saat ini masih dalam pengejaran ada tiga tersangka lagi yang belum kami amankan kemudian tersangka dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara”, ujar Kapolres Majalengka AKBP Bismo Teguh Prakoso(bds)

Bagikan: