Ketua DPRD Subang Beni Mengutuk Dosen UNJ Robertus Yang Menghina Kesatuan TNI di Proses hukum Secara Tuntas

SUBANG- Beritaaktualnews. Com – Orasi dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) yang juga seorang aktivis Robertus Robet, dilaporkan oleh anggota polisi ke Bareskrim atas dugaan penghinaan terhadap TNI.Buntut laporan tersebut, Robet kemudian ditangkap oleh Bareskrim Polri dan ditetapkan sebagai tersangka. 
Oleh Direktorat Siber Bareskrim Polri, Robet dijerat dengan pasal 207 KUHP tentang penghinaan kepada penguasa atau badan hukum di Indonesia.Tindak pidana tersebut diduga dilakukan Robet saat berorasi di Aksi Kamisan pada 28 Februari 2019 mengenai dwifungsi ABRI.
Kasus Robet telah mendapat banyak sorotan. Sejumlah pihak mengkritik kepolisian dan bahkan meminta penyidikan untuk dihentikan. 
Ketua DPRD Subang Ir. Beni Rudiono yang juga sebagai anak pensiunan TNI ikut angkat suara terkait orasi yang dilakukan dosen UNJ. Beni kepada Beritaaktualnews, Jumat (8/3/2019) mengaku dirinya ikut tersinggung atas orasi yang dilakukan dosen UNJ Robertus Robet.
“Saya ini sebagai anak anggota TNI AD, dengan pernyataaan yang dilakukan dosen tersebut, saya sangat tersinggung dengan menghina kesatuan TNI AD”, ujar Beni.
Beni berharap, penegak hukum khususnya  Polri tidak tebang pilih dalam penegakan hukum, terkait dosen UNJ  yang telah menjelekkan kesatuan TNI dan menjadi viral diberbagai media termasuk medsos. 
“Kasus Robertus,  yang melakukan penghinaan kepada  Kesatuan TNI AD,  harus diproses hukum dengan tuntas, kalau kasus ini tidak proses,  jelas sangat memberbahaya  bagi Kesatuan NKRI”, pungkasnya.(bds)

Bagikan: