Kepemimpinan Jimat-Akur dan Sekda Amin, Sudah Mantap Terkait Sinergitas Untuk Membangun Subang ke Arah Lebih Baik


SUBANG-Beritaaktualnews. Com- Kepemimpin Bupati dan Wakil Bupati Subang Jimat-Akur,  dan Sekda Subang sudah ada perbaikan,  namun secara umum sedang berupaya melakukan pembangunan sesuai harapan dengan didukung oleh  kemampuan termasuk anggaran. 


Menurut tokoh masyarakat Subang  Mang Eep Hidayat kepada Beritaaktualnews. Com,  Kamis (3/9/202) mengatakan bahwa kekurangan dan kelemahan dikarena sifat itu tidak ada dimanusia yang sempurna, namun  manusia pasti mempunyai pola pikir dan keinginan yang berbeda, termasuk tentang sikap dan karakter kepemimpinan jangan terlalu diharapkan harus sesuai dengan keinginan masing-masing.

“Kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Subang  H.  Ruhimat-Agus Maskur Subang dan  Sekda Drs. H. Aminudin saat  ini dinilai  plus minus  dan sepak terjang programnya ada kemajuan walapun sedikit, dan saya melihat dari batas kewajaran  memandang pemimpin itu bukan  harus seperti malaikat dan superman.

Terkait sinergitas kepemimpinan Bupati, Wakil Bupati dan Sekda Subang sudah bisa memberikan harapan bagi peningkatan pembangunan Subang, hal itu akan memberikan dampak positif apabila bisa bertahan bersama sampai periode usai kepemimpinan politik.

Lanjut Mang Eep menjelaskan tugas masyarakat adalah mempertahankan sinergitas tersebut bagi kepentingan publik, demikian juga menjadi tugas stake-holder pembangunan termasuk di dalamnya aparat hukum.

Kondisi yang sedang membangun bisa saja diharubirukan oleh kejadian tertentu, biasanya oleh sepak terjang aparat hukum sehingga yang harusnya pembangunan berjalan maju malahan menjadi tersendat gara-gara ada stake-holder pembangunan berurusan dengan hukum, dan menyita konsentrasi bukan saja yang berhadapan dengan hukum tetapi bagi stake-holder pembangunan lainnya.

Saya sebagai rakyat Subang,  berharap aparat hukum di Subang lebih melihat pada manfaat pembangunan ketimbang memenuhi tugas jabatan karirnya, toh dalam SPPD yang sekarang mengemuka, kerugian negaranya sudah dikembalikan.

Seperti  Jaksa di Aceh bisa melakukan suasana kondusif, masa di Subang tidak bisa, dimasa saya menjadi Bupati Subang, hal serupa tapi tak sama pernah terjadi Sekretariat Daerah Subang,  bahkan sudah diperiksa Irda dan hasilnya memang ditemukan ada kerugian keuangan negara, segera disuruh mengembalikan dan saya menyelesaikan kasusnya.

Para pejabat Pemkab Subang ketika itu pasti ingat kejadian yang menimpa beberapa orang tersebut, bahkan sebagian ada yang menyampaikan ucapan terima kasih kepada saya sekarang ini.

Ada yang sangat diperlukan dalam pembangunan, suasana kondusif, maka Eep meminta Kejaksaan Negeri Subang untuk mengkondusifkan suasana di Subang agar peningkatan pembangunan berjalan ada peningkatan”, ujar Mang Eep(run/bds)

Bagikan: