Jabar Bergerak Subang Bagikan Daging Kurban ke Masyrakat

SUBANG-Beritaaktualnews. Com Jabar Bergerak Provinsi melalui Jabar Bergerak Kabupaten Subang melaksanakan program Titipan Qurban dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1442 H di Halaman kantor Kecamatan Serangpanjang, Rabu (21/7/2021).

Dalam kegiatan tersebut, Jabar bergerak Provinsi berqurban sebanyak 1 ekor sapi melalui bantuan dari Bapenda Provinsi Jawa Barat yang di salurkan oleh Jabar Bergerak Kabupaten Subang. 

“Sebanyak 460 paket daging kurban di salurkan untuk masyarakat sekitar Serangpanjang khususnya di Desa Ponggang, Desa Talagasari, Desa Cibogo Kecamatan Cibogo dan masyarakat yang membutuhkan di wilayah Kabupaten Subang. 

Adapun hasil penyembelihan hewan kurban tersebut dibagikan secara simbolis kepada Kepala Desa Ponggang Asep Suryana dan Kepala Desa Talagasari Opik Hidayat di halaman kantor kecamatan Serangpanjang. 
Dalam kesempatan tersebut, H. Suparman selaku Wakil Ketua Jabar Bergerak Kabupaten Subang mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bantuan qurban tersebut terlebih di masa pandemi sekarang ini banyak masyarakat yang terdampak dari Covid 19 ini. 

Menambahkan di hari raya Idul Adha ini menjadi momentum berbagi antar sesama sebagai rasa kemanusiaan dan ladang amal serta beribadah dalam rangka meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. 

Selama proses penyembelihan, panitia yang membantu penyembelihan dan pembagian daging qurban tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat sesuai anjuran pemerintah bahkan lebih menariknya saran dari Ketua Jabar Bergerak Kabupaten Subang Hj. Yoyoh Sopiah Ruhimat.

Daging qurban yang akan dibagikan ke warga menggunakan besek bambu dengan daun pisang untuk menghindari penggunaan plastik serta lebih ramah lingkungan. 


Untuk tidak menggunakan kantong kresek pada pembagian hewan kurban jangan hanya dipandang sebagai upaya untuk mengurangi sampah plastik saja. Rupanya ada nilai positif lainnya, yaitu penggunaan besek maupun daun dapat menghambat pertumbuhan bakteri daging. 


Penggunaan besek memiliki keunggulan dibanding kantong plastik,esek memiliki ruang pori-pori yang cukup lebar dibandingkan plastik. Daging yang dibungkus plastik kemungkinan pertumbuhan bakterinya akan lebih cepat terutama bakteri anaerob”, ujarnya. (bds)

Bagikan: