Cuma Sakit Kolestrol, Rs. Pamanukan Medical Center Suruh Pasien Bayar Rapid Tes Rp. 500 Ribu


PAMANUKAN-Beritaaktualnews. Com – Pasien rujukan dengan diagnosa kolestrol tinggi sekitar dua hari dirawat di Pamanukan Medical Center (PMC) akhirnya dinyatakan positif Corona setelah dilakukan tes Rapid.


Hal tersebut disampaikan oleh Otong Atma yang merupakan keluarga pasien sekaligus pengamat kesehatan Kabupaten Subang, kepada Beritaaktuslnews. Com, Rabu (20/5/2020), mengatakan, bahwa awalnya pasien dibawa ke mantri, setelah dicek kolestrol ternyata tinggi dan pasien mengeluh sakit perut.


“Mantripun memberikan surat rujukan agar dibawa ke pasilitas kesehatan untuk rawat inap, dan akhirnya pihak keluargapun membawa pasien ke PMC.


Pada saat saya sedang mengurus BPJS tanpa konfirmasi terhadap keluarga, pihak PMC melakukan Rapid Tes terhadap pasien, yang sepengetahuan saya pasien tidak mempunyai gejala batuk, pilek dan demam tinggi dan mengindikasikan pasien mengalami gejala Corona.


Sehingga kami dari pihak keluarga sangat kaget ketika dikasih tau sama dokter bawha telah dilakukan Rapid Tes terhadap pasien dengan biaya sekitar 520.000 yang hasilnya negatif atau positif Corona, ujar Otong.


Lanjut Otong bahwa pasien yang beralamatkan di Desa Mulyasari Kecamatan Pamanukan akhirnya dibawa pulang oleh keluarga setelah kondisinya membaik.


Pihak PMC hanya menyarankan agar dilakukan isolasi mandiri terhadap pasien, dan pihak keluargapun kebingungan, Rapid tes tanpa konfirmasi, dikenakan biaya sekitar 520.000 pula dan setelah divonis positif Corona mereka tidak bertanggungjawab terkesan balik badan dan tidak berkoordinasi dengan tim gugus tugas percepatan penanganan covid 19 Kabupaten Subang.


Alhasil pihak keluarga sekarang sangat kebingungan, “Jangan sampai pasien kondisinya memburuk gara-gara psikologisnya terganggu gara-gara ia ketakutan dengan label positif Corona hasil tes Rapid versi PMC 520.000, imbuh Otong”. Pihak keluarga meminta tim gugus tugas covid 19 untuk melakukan investigasi secepatnya, diduga hampir semua pasien PMC dilakukan tes Rapid dengan dikenakan biaya sekitar 520.000.


Jangan sampai Pandemi ini dijadikan ajang aji mungpung proyek Rapid tes, kata Otong menambahkan, selain itu keluarga meminta Tim Gugus Tugas mengecek langsung kondisi pasien yang sedang menjalani isolasi mandiri, bila perlu dilakukan Tes Rapid ulang”, kata Otong (drs/run/ bds)

Bagikan: