Bupati Subang Dituding Ingkar Janji, Ini Buktinya

Subang, BeritaaktualNews-Buntut dicoretnya alokasi dana Bosda untuk para guru madrasah di Kabupaten Subang membuat para guru geram ke Bupati Subang H. Ruhimat. 

Hal tersebut dikarenakan salah satu janji politik bupati yang baru dilantik ini adalah mensejahterakan para guru madrasah di Subang, bahkan ada perjanjian hitam diatas putih, ada hitam diatas putih. Pak Ruhimat janji akan mensejahterakan kami para guru madrasah, tapi baru saja dilantik Bosda, malah dicoret,

Salah satu guru RA di Legonkulon, Rizal, Rabu  kepada BeritaaktualNews (9/1/2019), mengatakan, bahwa  Bupati bisa memahami keinginan para guru madrasah yang selama ini dianak tirikan oleh pemerintah.

“Kami kecewa degan perlakuan Bupati terhadap kami, menganak emaskan PAUD yang didalamnya masih banyak guru PAUD yang hanya lulusan SD, selama ini guru madrasah sama-sama mendidik generasi anak bangsa dengan dasar agama, namun selalu tidak mendapat perhatian, sekarang Bosda yang setiap bulannya Rp 100 ribu malah dicoret, debelumnya kepala RA Zia Ulhak menegaskan ada pencoretan dana Bosda, untuk para guru RA, MI, MTs dan MA.

Untuk itu, pihaknya akan meminta kejelasan terkait pencoretan Bosda  ini kepada bupati dan wakil bupati Subang, serta pihak DPRD, apalagi ada hitam diatas putih, Bupati sudah berjanji akan mensejahterakan kami, sudah ada perjanjiannya, kalau lupa akan kita ingatkan, saat ini pihaknya akan melakukan konsolidasi dengan pengurus Forum Tenaga Honorer Madrasah (FTHM) Subang untuk melakukan aksi dihadapan bupati Subang menyuarakan aspirasinya, kita siap melakukan aksi ke kantor Pemkab Subang, itu hak kita, dan pemimpin sekarang malah mencoretnya,”ujar  Rizal (bds)

Bagikan: