Para Penegak Hukum Subang segera Melakukan Lidik Proyek Hotmix Rp 150 juta dan Proyek Kantin Dewan Tidak di Laksanakan

SUBANG- Beritaaktualnews. Com -Pekerjaan Hotmix halaman DPRD Subang, tidak sesuai dengan  bestek menjadi pembicaraan publik termasuk para penegak di Kabupaten Subang, diduga proyek ini  hasil pemberian Sekwan yang lama dan saat ini telah dilantik menjadi Sekda Subang. 

Sangat di sayangkan pembangunan kantin DPRD Subang, Rp. 25 juta yang sudah diketok palu namun proyek pembangunan katin DPRD Subang  tidak serap, malah akan dibangun kantin tersebut di APBD Perubahan dibulan Desember  tahun 2019. 
Menurut tokoh masyarakat Subang Ade kepada Beritaaktualnews. Com, Kamis (11/7/2019) menjelaskan, bahwa   pembangunan hotmix di DPRD Subang, yang tidak sesuai bestek, bahkan pekerjaan asal-asalan termasuk pembangunan kantin DPRD Subang, hingga saat ini belum dikerjakan.


“Kami sebagai  masyarakat Kabupaten Subang, sangat menyangkan bahwa  pekerjaan hotmix  jalan terlihat asal-asal, termasuk pembangunan kantin belum terwujud hingga saat ini dikemana anggaran pembangunan kantin Rp. 25 juta tersebut, dan kami harap para penegak hukum segera turun kelapangan untuk melakukan penyidikan dana APBD Subang, yang telah diketuk palu oleh dewan.

“Segala proyek pembangunan di DPRD Subang  diantaran pembangunan kantin dewan, dan hotmix Subang, hal itu semasa Aminudin menjabat menjadi Sekwan DPRD Subang, dan pembangunan  tersebut, segera dituntaskan semuahnya karena berterkait dengan  pengunaan  anggara yang telah di ketuk palu di gedung dewan,” ujar Ade.

Sementara itu PPK Proyek hotmix   dan pembangunan kantin di DPRD Subang Toto Eko Soranto menyebutkan bahwa proyek hotmix DPRD Subang itu pengadan langsung sebesar Rp 150 juta  APBD Subang 2019. 

“Proyek hotmix sebesar Rp150 juta, dan proyek kantin Rp. 25 juta yang belum dilaksananakan tersebut.

Pembangunan proyek hotmix dan pembangunan kantin dewan Subang,  dari  APBD Subang  2019 sebesar Rp 25 juta. Namun sangat  disayang bahwa pembangunan kantin DPRD sebesar Itu tidak  kerjakan kata Toto   km ada kesalahan pada pemilihan pekerjaan dan pembangunan kantin tersebut, akan di bangun di APBD perubahan, dengan ditunda proyek kantin sebesar Rp. 25 juta di pindahkan ke APBD Perubahan di bulan Desember nanti, dan saya tidak mengetahui pemindahan proyek kantin tersebut ”, kata Toto. ( bds)

Bagikan: